TeRiMaKaSiH Tuhan....
TeRSiMPaN CiNTa DaN RiNDuKu PaDaMu....
JaGa HaTi PeNuH CiNTa DaN KaSiHMu....
AKu WaNiTa.....
aNDai AKu BiSa.....
SePeRTi MauMu.....
MauKu HaNYa MauMu.....
HaNYa PaDaMu.....
aKu SeLaLu BerDo'a ....
SeLaLU MeNJaDi TerBaiK uNtuKMu....
SeLaLu MeNJaDi BiNTaNg DiHatiKu.....
Laki - Laki SeJaTiKu....
Salamku......Salam ku.....
6
Wanita yang Tak Boleh Dijadikan Istri=
(Muhasabah diri bagi muslimah, semoga tidak termasuk
didalamnya)
1. Wanita “Ananah” : wanita yang banyak mengeluh.
Apa
yang diberi atau dilakukan suami untuk rumah tangganya semua tidak suka dan
tidak berpuas hati.
2. Wanita “Mananah” : wanita yang suka meniadakan
usaha dan jasa suami, akan tetapi sebaliknya menepuk dada dialah yang banyak
berkorban untuk membangun rumah tangga.
Dia suka mengungkit-ungkit apa yang dilakukan untuk
kebaikan rumah tangga. Biasanya wanita ini bekerja atau berkedudukan tinggi dan
bergaji besar.
3. Wanita “Hananah” : Menyatakan kasih sayangnya
kepada suaminya yang lain (bekas suaminya dahulu) yang dikawininya sebelum
sekarang, atau kepada anak dari suaminya yang lain.
Wanita ini
berangan-angan mendapatkan suami yang lebih baik dari suami yang ada.
Dalam kata lain wanita sebegini tidak bersyukur dengan
jodohnya itu. Wanita sebegini yang mengkufuri nikmat perkawinan.
Dia juga
merendahkan kebolehan dan kemampuan suaminya.
4. Wanita “Hadaqah” : melemparkan pandangan dan
matanya pada tiap sesuatu, lalu menyatakan keinginannya untuk memiliki barang
itu dan memaksa suaminya untuk membelinya, selain itu wanita ini suka ikut
nafsunya.
Wanita seperti ini membuat pusing kepala lelaki. Dia
ingin apa saja dia mau. Dia suka membandingkan dirinya dengan diri orang lain.
Suka menunjuk-nujuk.
5. Wanita “Basaqah”
a. Pertama : wanita seperti ini suka bersolek dan
menghiaskan diri. Dia menghias diri bukan untuk suaminya tetapi untuk
ditujukkan kepada dunia. Suka melawan. Uangnya dihabiskan untuk membeli
make-up, kasut dan barang kemas.
Wanita seperti ini juga sangat suka dipuji-puji. Kalau
dia kebetulan menjadi isteri orang ternama dan menjadi pula ketua dalam
kumpulan itu, orang lain tidak boleh mengungguli dirinya.
b. Kedua: dia marah ketika makan, dan tidak mau makan
kecuali dipisah dengan yang lain dan disendirikan bagiannya.
6. Wanita “Syadaqah” : Wanita yang banyak bicara
tentang perkara yang sia-sia dan lagi membisingkan sekitarnya.
[Sumber dari Ihya Ulumuddin – Imam Al Ghazali]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar